Kamis, 03 Mei 2012

Januar

Jakarta Kapten TNI AD berinisial A mengaku terpaksa menggunakan pistol untuk membela diri. Kapten yang tenar di Youtube dengan sebutan 'Koboy Palmerah' itu mengaku sempat dicekik dan dibanting pemotor bertubuh besar tersebut. Dia pun terpaksa menggunakan pistol dan tongkat.

"Tapi tetap kita proses. Kita tidak ada mentolerir untuk seperti itu," terang Kasubdis Penum TNI AD, Letkol Zainal Muttaqien, saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (3/5/2012).

Zainal menjelaskan TNI AD melihat apa yang dilakukan Kapten A, apapun alasannya tidak dibenarkan seorang anggota TNI seenaknya berlaku seperti itu.

"Itu menakut-nakuti masyarakat, tetap dipermasalahkan," jelasnya.

Peristiwa 'Koboy Palmerah' itu terjadi pada Senin (30/4) siang. Di tayangan Youtube, sang pemotor tampak ditodong pistol dan sempat digebuk tongkat. 

"Kita sekarang masih mencari pemotor untuk dimintai keterangan untuk memproses anggota kita," tuturn Zainal.